dalam suatu riwayat seorang raja yang baik beliau ingin berkorban , maka setelah ia menyembelih seekor hewan korban untuk dibagikan kepada rakyat,tetapi sebelumnya beliau meminta seorang pemuda yaitu Lukman untuk membuatkan makan yang paling enak dari daging korban tersebut, Lukman segera melaksanakan perintah tersebut. Ia mengambil lidah dan hati sapi untuk dimasak. Setelah itu ia berikan kepada sang Raja.
Selang satu bulan berikutnya raja ingin berkorban lagi. Ia menyembelih hewan korban dan seperti pada korban yang pertama ia meminta Lukman untuk membuatkannya makanan yang paling tidak enak dari hewan korban tersebut. Kemudian Lukman membuatkan lagi masakan dari lidah dan hati hewan korban tersebut.
Setelah Raja menerima makanan tersebut beliau bertanya kenapa ia membuat makanan yang paling enak dan makanan yang paling tidak enak dari bagian yang sama?
Lukman menjelaskan bahwa enak atau tidak enak apa yang kita rasakan terletak pada lidah dan hati. Lidah merupakan alat ucap kita dengan lidah kita dapat Berdzikir kepada Alloh tetapi suatu saat lidah ini juga akan mematikan karena sifat manusia yang mungkin menggunakan lidah ini untuk memfitnah atau bergibah(Naudzubillah). Begitu pula dengan Hati, saat kita merasa syukur terhadap apa yang kita miliki maka hati akan merasa nyaman dan damai tetapi bagaimana kalau dalam hati kita timbul rasa iri, dengki, serakah, kikir, tidak bersyukur tentu itu akan menyakiti hati kita.
Oleh karena itu, jaga Lidah dan hati kita agar selalu enak untuk kita rasakan.....^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar